Skip to content
← Kembali ke artikel

Edukasi Fisioterapi

Sol Sepatu Aus Sebelah? Bisa Berkaitan dengan Pola Berjalan

05 Sep 2026 19:37

Sol Sepatu Aus Sebelah? Bisa Berkaitan dengan Pola Berjalan

Sol Sepatu Aus Sebelah? Bisa Berkaitan dengan Pola Berjalan

Coba ambil sepatu yang paling sering Anda gunakan, lalu perhatikan bagian bawahnya.

Apakah sol sepatu aus sebelah? Apakah bagian tumit luar terlihat lebih tipis? Atau justru keausan lebih banyak terjadi pada sisi dalam atau bagian depan sepatu?

Pola keausan pada sol sepatu memang dapat memberikan informasi mengenai bagaimana kaki berinteraksi dengan permukaan saat berjalan. Namun, pola tersebut sebaiknya tidak langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa ada masalah tertentu pada kaki atau tubuh.

Kenapa Sol Sepatu Bisa Aus Tidak Merata?

Setiap langkah melibatkan proses menerima, memindahkan, dan mendorong beban tubuh. Karena tekanan pada setiap bagian sol tidak selalu sama, keausan sepatu juga tidak harus terjadi secara merata.

Beberapa faktor dapat memengaruhi pola keausan sepatu, seperti:

  • pola pijakan saat berjalan atau berlari;

  • distribusi beban pada kaki;

  • frekuensi dan jenis aktivitas;

  • permukaan tempat berjalan;

  • bentuk dan material sepatu;

  • usia serta kondisi sepatu;

  • hingga kebiasaan penggunaan sehari-hari.

Karena banyaknya faktor tersebut, melihat sol sepatu saja belum cukup untuk mengetahui penyebab suatu keluhan.

Apakah Sol Sepatu Aus di Bagian Luar Berarti Ada Masalah?

Belum tentu.

Begitu pula apabila keausan lebih banyak ditemukan di sisi dalam, tumit, atau bagian depan sepatu. Pola keausan tertentu tidak otomatis menunjukkan adanya cedera atau kelainan.

Sol sepatu dapat menjadi salah satu informasi tambahan ketika mengevaluasi gerakan seseorang, tetapi perlu dikombinasikan dengan pemeriksaan lainnya.

Hal yang lebih penting adalah apakah pola tersebut disertai keluhan atau keterbatasan fungsi.

Perhatikan Jika Disertai Keluhan

Pola keausan sepatu menjadi lebih relevan untuk diperhatikan apabila Anda juga mengalami keluhan ketika berjalan, berlari, atau berolahraga.

Misalnya:

  • nyeri pada telapak kaki atau tumit;

  • nyeri pergelangan kaki;

  • keluhan pada lutut atau pinggul;

  • salah satu sisi tubuh terasa lebih cepat lelah;

  • rasa tidak nyaman ketika berjalan atau berlari;

  • atau keluhan yang terus berulang setelah aktivitas.

Dalam kondisi tersebut, evaluasi gerak dapat membantu memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh daripada hanya melihat sepatu.

Apa yang Dinilai dari Pola Berjalan?

Dalam fisioterapi, evaluasi pola berjalan atau gait analysis dapat digunakan sebagai bagian dari pemeriksaan fungsi gerak.

Fisioterapis dapat mengamati bagaimana tubuh menerima dan memindahkan beban selama berjalan. Pemeriksaan juga dapat dikombinasikan dengan penilaian terhadap mobilitas sendi, kekuatan otot, keseimbangan, kontrol gerak, serta keluhan yang dialami.

Tujuannya bukan sekadar menentukan apakah seseorang memiliki cara berjalan yang “benar” atau “salah”, melainkan mencari faktor yang mungkin relevan dengan keluhan dan aktivitasnya.

Jangan Langsung Mengganti Cara Berjalan

Menemukan sol sepatu yang aus sebelah bukan berarti Anda harus langsung mengubah cara berjalan atau membeli jenis sepatu tertentu.

Mengubah pola gerak tanpa mengetahui penyebab dan kebutuhannya justru belum tentu diperlukan.

Jika tidak ada keluhan, pola keausan sepatu dapat sekadar menjadi sesuatu yang Anda perhatikan. Namun, jika keausan yang tidak merata disertai nyeri atau gangguan aktivitas, pemeriksaan dapat membantu mencari faktor yang mungkin berkontribusi.

Evaluasi Gerak di MEND Wellness

Jika Anda menemukan sol sepatu aus sebelah dan juga mengalami keluhan ketika berjalan, berlari, atau berolahraga, evaluasi secara menyeluruh dapat membantu mengetahui kondisi fungsi gerak Anda.

Di MEND Wellness, pemeriksaan fisioterapi dapat mencakup pola berjalan, kekuatan, mobilitas, kontrol gerak, dan faktor lain yang relevan dengan keluhan.

Jadi, sesekali coba balik sepatu Anda dan lihat solnya. Pola keausan dapat memberikan petunjuk, tetapi tubuh tetap perlu dinilai secara menyeluruh.