Skip to content
← Kembali ke artikel

Edukasi Fisioterapi

Posisi Duduk Sudah Benar? Tetap Perlu Movement Break Saat Bekerja

06 Sep 2026 19:38

Posisi Duduk Sudah Benar? Tetap Perlu Movement Break Saat Bekerja

Untuk artikel ini, keyword utama yang paling tepat adalah “posisi duduk yang benar saat bekerja”, dengan keyword pendukung movement break, duduk terlalu lama, dan cara mencegah pegal saat kerja. Ini lebih berpotensi dicari dibanding menjadikan “movement break” sebagai keyword utama.

Informasi Artikel

Kategori: Ergonomi & Aktivitas
Publish: Ya
Tanggal Publish: Sekarang
Thumbnail: Gunakan gambar yang Anda kirim.

Judul & Slug

Judul:
Posisi Duduk Sudah Benar? Tetap Perlu Movement Break Saat Bekerja

Slug:
posisi-duduk-yang-benar-saat-bekerja

Excerpt:
Posisi duduk yang baik penting saat bekerja, tetapi mempertahankan satu posisi terlalu lama tetap dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Ketahui pentingnya movement break dan cara sederhana untuk tetap aktif selama bekerja.

Konten

Posisi Duduk Sudah Benar? Tetap Perlu Movement Break Saat Bekerja

Mengatur tinggi kursi, posisi monitor, meja, dan sandaran merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.

Namun, ada satu hal yang sering terlupakan: posisi duduk yang baik bukan berarti harus dipertahankan selama berjam-jam tanpa bergerak.

Tubuh tetap membutuhkan variasi gerakan. Karena itu, selain memperhatikan ergonomi, menyelingi pekerjaan dengan movement break juga penting.

Tidak Ada Satu Posisi yang Harus Dipertahankan Terus

Anda mungkin pernah melihat panduan mengenai posisi duduk yang benar saat bekerja: punggung tegak, kaki menapak, siku berada pada sudut tertentu, dan monitor sejajar dengan pandangan.

Panduan ergonomi dapat membantu mengatur lingkungan kerja. Namun, kenyamanan tubuh tidak hanya ditentukan oleh seberapa “sempurna” posisi duduk Anda.

Mempertahankan posisi yang sama dalam waktu lama dapat membuat bagian tubuh tertentu terasa kaku atau tidak nyaman.

Dengan kata lain, posisi berikutnya sering kali sama pentingnya dengan posisi terbaik.

Apa Itu Movement Break?

Movement break adalah jeda singkat dari posisi kerja untuk memberikan variasi gerakan pada tubuh.

Tidak harus berupa olahraga atau peregangan yang rumit. Movement break dapat dilakukan dengan aktivitas sederhana seperti:

  • berdiri dari kursi;

  • berjalan sebentar;

  • mengambil minum;

  • mengubah posisi duduk;

  • melakukan beberapa gerakan ringan;

  • atau mengerjakan aktivitas tertentu sambil berdiri.

Tujuan utamanya adalah menghindari berada dalam satu posisi yang sama terus-menerus.

Kenapa Duduk Terlalu Lama Bisa Terasa Tidak Nyaman?

Ketika bekerja di depan komputer, seseorang dapat fokus hingga tidak menyadari bahwa tubuh sudah berada dalam posisi yang sama cukup lama.

Akibatnya, beberapa orang mulai mengalami rasa kaku atau tidak nyaman pada area seperti leher, bahu, punggung, pinggang, atau tungkai.

Keluhan tersebut tidak selalu berarti terdapat kerusakan atau cedera. Berbagai faktor seperti durasi aktivitas, kapasitas fisik, kebiasaan bergerak, beban kerja, hingga kondisi individu juga dapat berperan.

Karena itu, solusi untuk keluhan akibat bekerja tidak selalu sekadar mencari satu “postur sempurna”.

Bagaimana Melakukan Movement Break Saat Bekerja?

Movement break tidak harus mengganggu produktivitas. Anda dapat mengintegrasikannya ke dalam aktivitas sehari-hari.

Misalnya, sesekali berdiri ketika menerima telepon, berjalan untuk mengambil air minum, mengubah posisi ketika mulai merasa tidak nyaman, atau meninggalkan meja sebentar setelah menyelesaikan suatu pekerjaan.

Tidak ada satu interval yang harus diterapkan kepada semua orang. Yang terpenting adalah memberikan variasi posisi dan aktivitas secara berkala sesuai kondisi dan pekerjaan Anda.

Ergonomi Tetap Penting

Movement break bukan berarti pengaturan meja dan kursi tidak penting.

Lingkungan kerja yang sesuai dapat membantu Anda bekerja dengan lebih nyaman. Tinggi kursi, posisi layar, keyboard, mouse, dan ruang untuk bergerak tetap perlu disesuaikan.

Namun, ergonomi sebaiknya dipandang bersama dengan faktor lainnya: variasi posisi, aktivitas fisik, kapasitas tubuh, dan kebiasaan bergerak.

Kursi yang sangat ergonomis sekalipun tidak membuat tubuh harus diam di sana sepanjang hari.

Kapan Keluhan Saat Bekerja Perlu Diperiksa?

Jika rasa tidak nyaman hanya muncul sesekali dan membaik setelah bergerak atau mengubah posisi, penyesuaian aktivitas mungkin sudah membantu.

Namun, pertimbangkan pemeriksaan apabila keluhan terjadi berulang, semakin berat, mengganggu pekerjaan atau aktivitas sehari-hari, atau disertai keterbatasan gerak.

Fisioterapis dapat mengevaluasi keluhan, kemampuan gerak, kekuatan, aktivitas sehari-hari, serta faktor pekerjaan yang mungkin berkaitan dengan masalah tersebut.

Di MEND Wellness, pemeriksaan fisioterapi dapat membantu mengevaluasi keluhan muskuloskeletal yang muncul selama aktivitas maupun pekerjaan.

Jadi, jangan hanya mencari posisi duduk yang benar saat bekerja. Pastikan tubuh juga mendapatkan kesempatan untuk bergerak dan berganti posisi secara berkala.